Euforia Menjelang KKN
Apa itu KKN?
Bukan. KKN bukan Kuliah Kerja Nikah.
Yaa, walaupun gue udah punya keinginan untuk nikah. Tapi bukan itu yang gue
maksud. Yaps, KKN adalah Kolusi Korupsi dan Nepotisme. Ehhhhh . . . . maaf, ternyata bukan itu. Karena gue bukan seorang
politisi, apalagi seorang politikus, jelas bukan. Bedanya politisi dengan
politikus adalah, politikus terdiri dari dua kata yaitu poli yang berarti
banyak dan tikus berarti yaa tikus. Jadi, politikus adalah banyak tikus, dalam
arti lain tikusnya banyak. Saking banyaknya tikus, sampe nggak ketahuan mana
yang nyuri uang rakyat. Eh, maksudnya makanan. Bahkan saling menuduh satu sama
lain, ada juga yang pura-pura nggak tau, ada yang berubah menjadi alim ketika
sudah tertangkap. Yang nggak ngaku nyuripun banyak, (yaiyalah, mana ada maling
ngaku. Kalau ngaku, penjara bisa penuh tuh).
Sedangkan politisi juga terdiri dari
dua huruf, poli berarti banyak dan tisi berarti yaaa gitu deh. Silahkan
simpulkan sendiri pengertiannya, hehe. Sudah dewasa kan? J
Maaf, maaf pemirsa pembahasan kita
sudah melenceng. KKN yang gue maksud adalah Kuliah Kerja Nyata. Jadi, kita
dituntut kuliah sambil kerja dan nyata. Abaikan pengertian gue yang absurd ini.
Maksudnya pembelajarannya nggak melulu di kelas, nggak melulu teori, tapi langsung
kepada masyarakat. Kita belajar bermasyarakat. Karena mau nggak mau, harus
nggak harus, yaaa kita juga bakalan berbaur dengan masyarakat nantinya. Salah
satu tujuan KKN adalah belajar beradaptasi dengan masyarakat. Biasanya ketika
kita duduk di kelas atau perkuliahan itu belajar dulu baru ujian, nah nanti
ketika KKN ujian dulu baru belajar. Maksudnya kita diuji dulu oleh masalah yang
sangat kompleks dalam masyarakat. Kemudian kita berusaha belajar memecahkan
masalah tersebut. Bukankah itu adalah tugas mahasiswa, sebagai problem solver?
KKN juga merupakan bentuk nyata dari
tridharma perguruan tinggi. Yaitu pengabdian, pengabdian kepada masyarakat.
Kalau menurut situs KKN kampus gue seperti ini. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu
bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara
interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari
tridharma perguruan tinggi. Status KKN di UPI adalah merupakan program
kurikuler wajib bagi seluruh mahasiswa UPI (S1). Program KKN ini termuat dalam
kurikulum program S1 termasuk kelompok mata kuliah umum (MKU) dengan bobot 2
SKS.
Bagaimana prosedur KKN?
Jadi begini, mahasiswa yang akan KKN
diharuskan melakukan kontrak mata kuliah KKN pada saat pengisian FRS (Formulir Rencana
Studi). Kemudian ketika mendekati pelaksanaan KKN, mahasiswa yang mengontrak
KKN mengisi formulir untuk validasi peserta KKN. Setelah beres, barulah
pendaftaran online di situs yang telah disediakan. Pelaksanaan KKN sudah
dijadwalkan.
Euforia KKN sangat meriah. Sehari
sebelum pendaftaran online KKN, tepatnya pada malam hari, tersebar isu
pendaftaran KKN online sudah bisa dilakukan, peserta KKN sudah bisa booking
tempat KKN. Ramai diberitakan facebook dan twitter. Padahal pendaftaran online
bisa dilakukan tanggal 13-14 Mei 2014. Gue yang sebagai peserta KKN nggak mau
kalah, ikut buka link dan isi form, booking. Sejam kemudian ternyata
pendaftaran online hanya SIMULASI. Melalui akun twitter KKN, hanya SIMULASI.
Wuaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh, peserta kecewa, nenek gue kecewa, tukang pijat pun
kecewa. Ungkapan kekesalan dilampiaskan melalui twitter dan facebook. Bahkan
mungkin ada yang terlontar kata-kata kasar. Yaaa, kalau menurut gue, kalo
memang simulasi ya sudah, terus mau ngapain lagi. Sebenarnya gue juga lebih
memilih diacak oleh pihak kampus. Kenapa? Karena yang random itu lebih seru,
lebih menantang. Jadi, kita nggak tau KKN dimana. Kan adil. Misalnya pas hari
itu jam segitu ada mahasiswa yang lagi sibuk, terus nggak bisa daftar atau
ketinggalan daftar online. Kasian juga.
Melalui akun twitternya lagi,
pendaftaran KKN dimulai esok hari tanggal 13 Mei 2014 jam kerja, tepatnya pukul
16.00 agar tidak mengganggu perkuliahan.
Keesokan harinya.
Detik-detik pendaftaran online. Keseruan
euforia KKN semakin meriah. Semua peserta bersiap melakukan pendaftaran. Euforia
KKN menjadi trending topic, kasus Emon pun kalah dengan euforia KKN UPI. Asli.
Tepat pukul 16.00 yang dijadwalkan, eh ternyata situs masih error. Mungkin
nunggu beberapa saat lagi. Mungkin petugasnya baru pulang dan mau mandi dulu.
Peserta ramai membicarakan KKN di sosmed facebook dan twitter. Tweet tentang
KKN berseliweran di temlen twitter. Ungkapan kekecewan, kebahagiaan, kerinduan,
kelapangan, kecintaan, kesepian tumpah ruah di temlen.
Ada secercah harapan link bisa dibuka,
tapi belum ada booking. Beberapa menit kemudian muncul link booking. Langsung
gue klik, dan memilih Kab. Sumedang. Awalnya pengen di Cimalak, tapiiii penuh
broooo. Pindah aja ke buahdua Kab. Sumedang Desa Sekar Wangi. Kenapa milih
Sumedang? Pertama, karena dari hati. Cieeeeee, milihnya pake hati. Jadi, hati
nempel di laptop terus ngeklik Sumedang. Kedua, daerahnya di tengah-tengah
antara Cirebon dan Bandung. Hehe. Cirebon-Bandung melalui jalur itu jika naik
bus.
Yeaaaaah, tempat sudah dibooking.
Ini hasil sementara kelompok Posdaya
Kel/Desa Sekarwangi Kec. Buahdua Kab. Sumedang.
Di sosmed masih ramai membicarakan
tentang KKN. Ada yang nyari kelompoknya, ada yang nawarin nomor handphone nya,
dan masih banyak lagi.
Beberapa menit setelah pendaftaran
dibuka, ternyata tempat KKN sebagian besar sudah penuh. Setelah gue survey
tempat KKN yang masih available adalah Kab. Indramayu. Ada dua kemungkinan mereka memilih
Indramayu. Pertama, karena memang orang Indramayu. Kedua, ketertinggalan log
in.
Selamat menikmati yang KKN di
Indramayu. Berprasangka baiklah. Selamat menikmati panasnya Indramayu, selamat
menikmati unikanya logat orang Indramayu.
FYI, Indramayu merupakan salah satu
kekayaan Indonesia loh. Indramayu merupakan salah satu daerah penghasil migas di Indonesia.
Bukan hanya itu, bahkan seluruh kegiatan sektor migas dari hulu sampai hilir ada
di Indramayu. Di sektor hulu, di Indramayu terdapat beberapa lapangan yang
cukup dikenal di indsutri migas, antara lain lapangan Jatibarang dan lapangan
Cemara. Sampai tahun 2002, sedikitnya 77 sumur minyak dan 40 sumur gas
produktif ada di wilayah ini. Di sektor hilir, terdapat kilang minyak Balongan,
satu dari enam kilang minyak yang ada di Indonesia. Kilang yang dibangun pada
tahun 1990 dan mulai beroperasi tahun 1994 ini memiliki kapasitas pengolahan
sekitar 125 ribu BPSD (barel per steam day). Di komplek UP VI ini juga
terdapat unit pemasaran. Kebutuhan BBM Ibu Kota sepenuhnya disuplai dari kilang
ini. Sementara itu, pengolahan gas elpiji dilakukan di kilang LPG Mundu VI,
dengan kapasitas sekitar 37,3 MMSCFD (juta kaki kubik per day). (sumber : http://wiralodra.com/2011/01/dilema-sektor-migas-dalam-perekonomian-indramayu/)
Oh iya, selamat yaaah buat
yang sekelompok sama gue, J hehe. In sya Allah akan gue ceritain keseruan
kita selama KKN nanti dalam bentuk tulisan sederhana yang akan dimuat di blog
ini. J Selamat yah kawaaaan. Hehehehe .
Satu lagi, pelaksanaan
KKN bertepatan dengan bulan Ramadhan. Semoga menjadi keberkahan bulan Ramadhan
tersendiri buat peserta KKN di tempatnya masing-masing. Jadikan KKN ini sebagai
ladang amal dalam bulan Ramadhan. J
Sekian dulu yaaaaah..
Selamat ber KKN ria
kawaaan J
Follow @umarwijaksono
Euforia Menjelang KKN
Reviewed by Unknown
on
6:46:00 PM
Rating: 5
Reviewed by Unknown
on
6:46:00 PM
Rating: 5












