Beberapa Konsep Guru Ideal

Menurut Meilyani Wiguna, guru ideal sebagai berikut:

“Menurut Undang-Undang Guru dan Dosen Republik Indonesia, guru adalah Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Guru ideal adalah guru yang profesional. Guru ideal (pendapat) adalah guru yang mampu membimbing, mengarahkan, mengajar, menilai, mendidik, melatih, dan mengevaluasi peserta didik dengan ikhlas dari hati karena keprofesionalannya, dan mampu mengetahui apa yang dibutuhkan peserta didik sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, serta dapat memberikan solusi bagi peserta didiknya yang sedang memiliki masalah. Sehingga guru ideal yang diharapkan oleh siswa adalah guru yang mampu bersahabat baik dengan siswa.

Ciri-ciri guru ideal :
  • menjalin komunikasi dengan baik. guru harus dapat menjalin komunikasi dengan baik, baik itu kepada siswa, wali siswa, maupun dengan masyarakat sekitar
  • Guru mengetahui perkembangan siswa. guru ideal haruslah selalu memantau anak didiknya agar dapat menjadi mengetahui kekurangan dan kelebihan siswa dengan baik sesuai kebutuhan.
  • guru haruslah mengetahui semua kebutuhan pesdik sesuai dengan tingkat perkembangannya.
  • guru mampu bersahabat dengan siswa dan sekaligus menjadi partner belajar bagi siswa. agar guru mampu mengetahui kesulitan apa saja yang dialami siswa dalam materi pembelajaran.
  • selalu wibawa dan bijaksana. untuk mengantisipasi siswa yang berbuat tidak sopan akibat kedekatan dengan gurunya, maka guru senantiasa memberikan hal-hal positif kepada siswa agar tidak mealakukannya dan bersikap tegas serta bijaksana kepada semua siswa.
  • guru yang tidak pilih kasih. Anak anak itu adalah unik. masing-masing memiliki karakternya. sehingga perlu bagi guru untuk mengetahui semua karakter anak didiknya, sehingga guru dapat menbagi perhatiannya kepada semua siswa.
  • Guru ideal adalah guru yang selalu diharapkan kehadirannya kepada semua murid.
  • guru ideal itu adalah guru yang harus diterapkan sejak dini yaitu GURU SD. selain guru SD guru SMP dan SMA pun harus memiliki sifat sifat guru ideal.”

Sementara Kriteria Guru Ideal menurut  Akhmad Farhan

“Setiap negara punya hari guru nasional. Suatu momen yang dikhususkan untuk menunjukkan penghargaan kepada para guru. Di Indonesia hari guru diperingati setiap tanggal 25 Nopember. Berbarengan dengan peringatan hari ulang tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Hari guru bukan hari libur resmi. Biasanya hari diperingati dengan mengadakan upacara di sekolah, kecamatan sampai tingkat nasional. Guru memegang peranan penting dalam suatu negara. Mengapa? karena guru adalah orang yang mengajarkan kita apa yang tidak kita tahu, mengenalkan dunia dengan segala isinya, membimbing dan mengarahkan serta membentuk kepribadian kita. Mungkin jika dijabarkan peran guru dalam kehidupan kita, tulisan ini akan sangat panjang. Kita akui atau tidak, kita tidak akan bisa menjadi seperti sekarang ini tanpa guru. Dimulai sejak kita masih anak-anak hingga kuliah, guru selalu ada untuk mendidik kita.

Sosok seorang guru sangat istimewa hingga diibaratkan seperti pahlawan. Dulu sering disebut guru itu pahlawan tanpa tanda jasa. Sekarang guru terutama yang sudah jadi PNS sudah punya tanda jasa karena mereka sudah menikmati penghasilan yang memadai. 

Sementara guru yang masih berstatus honorer atau guru swasta belum semuanya mendapatkan penghasilan yang sesuai. Walaupun begitu, semua guru diharapkan menjadi sosok guru ideal dengan kriteria tertentu. Kriteria guru ideal diantaranya yaitu:

1. Pengajar
Guru yang baik harus bisa mengajar. Artinya menyampaikan ilmu yang ia tahu kepada anak didiknya. Dari TIDAK TAHU menjadi TAHU. Itulah peran guru sebagai pengajar, menjadikan muridnya tahu.

2. Pendidik
Sebagai pendidik, peran guru lebih luas dari sekedar menyampaikan ilmu. Di sini guru harus mendidik muridnya agar memiliki kepribadian mulia. Murid yang bertingkah laku sopan dan bertutur kata yang santun adalah hasil didikan guru.

3. Teladan
Guru harus menjadi teladan bagi murid-muridnya. Apapun yang diajarkan guru akan sulit diterima oleh siswa jika perilaku guru tersebut tidak bisa dijadikan teladan. Mungkin muridnya hanya bisa menyerap ilmu yang disampaikan. Hanya sebatas ilmu akademis semata. Guru yang berahlak buruk bisa menjadi contoh perilaku bagi para pelajar. Mereka akan meniru apa yang dilakukan gurunya. Perilaku guru semestinya bisa dijadikan teladan bagi semua siswa.

4. Orang tua
Guru ideal bisa berperan sebagai orang tua bagi anak didiknya. Artinya guru harus menganggap siswa seperti anaknya sendiri. Jadi proses belajar mengajar penuh dengan suasana kasih sayang. Guru akan perhatian dan peduli terhadap perkembangan siswanya.

5. Konsultan atau pembimbing
Seorang guru seharusnya juga bisa menjadi seorang konsultan atau pembimbing bagi muridnya. Bukan hanya konsultan di bidang pendidikan saja tapi secara umum guru bisa membimbing murid menjalani kehidupan. Artinya guru harus mengarahkan murid untuk meraih cita-cita dan impian mereka. Guru menunjukkan mana jalan yang harus ditempuh. Disertai dengan rambu-rambu berupa perintah dan larangan yang harus dipatuhi.” 

No comments:

Powered by Blogger.