Gagal Jadi Kaya

Semenjak kenal dengan dosen yang bersangkutan, maksudnya kenal adalah diajar oleh dosen itu. Gue jadi sering buka email. Karena hampir tiap minggu selalu ada tugas yang harus dikerjakan. Pengumpulan tugasnya adalah dikirim ke email dosen sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Misal, hari selasa dikasih tugas, hari jum’at jam 8 malam harus sudah dikirim. Secara nggak sengaja gue harus buka email dong, guna mengirimkan tugas tersebut. Tak jarang juga inbox email gue buka jika ada pemberitahuan pesan masuk. Meskipun gue tau inbox email dipenuhi dengan pemberitahuan facebook, twitter, path, intstagram, line, pinterest, wordpress, ASR, dan promo-promo lainnya sampe tentang viagra pun ada di spam email gue. Yang terakhir gue sebut, entah dari mana datangnya -_-. Yaaah, karena gue pake satu email untuk semua akun media sosial, dari facebook, twitter, path, dan teman-temannya.

Namun ada yang aneh dengan inbox email umar.wijaksono@yahoo.com. Ada tiga email yang gue terima. Semuanya berasal dari luar negeri. Bisa dilihat dari Bahasa yang digunakan, yaitu bahasa inggris. Gue tertarik sama emailnya, karena tertera yang di depan angka ada logo dollar. Karena kemampuan Bahasa inggris gue masih pas-pas an, akhirnya minta bantuan, pilihannya adalah jasa translater Mas Google. Ketiga email tersebut isinya hampir sama. Berisi, sejumlah dana akan dikirimkan ke gue. Ketiga email ini mengisyaratkan “sebentar lagi gue kaya”. Yeaaaah, sebentar lagi gue kaya. Udah ngebayangin pegang dollar dengan jumlah banyak sambil kipas-kipas. 


Email pertama dari Dr. Albert Johnson



Kalau ditranslate Mas Google kira-kira isinya begini :
“Saya adalah manajer remittance dept . Eco Bank Lome Togo. Ada dana milik pelanggan yang telah meninggal (Mr Cho Tae Young). Mr. Cho Tae Young meninggal dunia dalam kecelakaan udara bersama keluarga terdekatnya. Dia dinasionalisasi di sini selama bertahun-tahun. Sebelum kematiannya, dia dieksekusi banyak kontrak serta sebagai pemasok utama peralatan pertanian di Afrika Barat. Hukum perbankan di sini menetapkan bahwa jika uang tersebut tetap tidak diklaim setelah 6 tahun , ia akan pergi ke kas Bank sebagai dana yang tidak diklaim. Saya memutuskan untuk menghubungi Anda dan melepaskan dana kepada Anda sebagai rekan bisnis asing ke teman saya terlambat karena saya tidak ingin uang itu masuk ke kas Bank sebagai dana yang tidak diklaim dan selain ada yang datang untuk dana lagi . Banyak Bank digunakan Afrika untuk menyita semua orang asing uang di bank kami setelah dana tertidur di Bank . Kami Poor Bankir tidak mendapatkan apa-apa jika dana tersebut disita .
Saya hanya mencari persetujuan Anda sebagai orang asing yang akan mampu untuk membantu saya mentransfer total dana ke account Anda tanpa masalah karena tidak ada orang yang datang untuk itu selama bertahun-tahun , transaksi harus menjalani prosedur perbankan normal mentransfer dana warisan”

Email kedua dari Mrs Laila Vaserman


Ini versi gue dengan bantuan Mas Google :
"Mrs. Laila Vaserman ini adalah istri dari Mr Ilan Vaserman, seorang pengusaha sukses internasional yang berbasis di Bahrain Aljanabiya ( Kebangsaan Israel ) selama lebih dari 38 tahun. Mr. Ilan Vaserman meninggal pada tanggal 12 November 2001 tentang kecelakaan pesawat dengan penumpang lain Di American Airlines penerbangan 587 , dari Chicago ke Los Angeles dalam perjalanan bisnis.
Sebelum kematian suaminya, Mrs. Laila mendapat deposit sebesar { 8.100,000.00 Juta US Dollar } dari suaminya. Baru-baru ini dokter Mrs. Laila mengatakan bahwa dirinya tidak akan bertahan hidup lama karena stroke. Kemudian Mrs. Laila memutuskan untuk menyumbangkan dana tersebut ke sejumlah organisasi amal atau orang baik yang digunakan untuk membangun panti asuhan yang merupakan impian almarhum suaminya "

Yaah intinya sih gue ditunjuk menerima dana tersebut.

Mrs. Laila Vaserman juga melampirkan foto dalam emailnya.







Email ketiga dari Thomas Philips



Mas Google mentranslate :
"Sebuah catatan pribadi untuk Anda
Saya Barrister Thomas Philips . seorang praktisi hukum , dan juga pengacara apersonal sampai akhir , seorang konsultan bisnis dan sub kontraktor utama untuk shell pengembangan minyak company.On tanggal 27 Desember 2007, klien saya , dan istrinya dan dua anak-anak mereka terlibat dalam kecelakaan mobil dan Itu disayangkan bahwa mereka semua kehilangan nyawa mereka . Selama bertahun-tahun sekarang saya telah melakukan membagikan penelitian untuk mencari hubungan untuk mengklaim nilai dana Estate nya semua sia-sia .
Saya menghubungi Anda karena Anda berdua menanggung nama yang sama . Saya ingin menggunakan Anda sebagai saudara terdekat untuk mengklaim nya Estate / Dana senilai ( $ 5.2Million ) kemudian transfer ke negara Anda , sebelum pemerintah kita menyita atau menyatakan cadang tersebut oleh Firm.I Finance akan memberikan dokumen yang diperlukan untuk punggung up karena saya pengacara pribadinya sebelum kematiannya . 40 % akan untuk Anda jika Anda tertarik . jangan silakan kembali ke saya untuk rincian lebih lanjut sehubungan dengan klaim ini Terima kasih atas tanggapan prompt Anda."

Itulah ketiga email yang gue terima. Ketiga email tersebut menunggu balasan dari gue. Meminta gue mengirimkan data pribadi. Akhirnya karena diiming-imingi akan dikirim dana, gue balas ketiga email dengan data pribadi.

Kemudian dibalas balik email gue. Yang intinya diminta untuk mengirimkan fotocopy SIM, Paspor Interasional, serta menjadi nasabah di bank yang bersangkutan.

Aduuuuh, gimana yaaah? SIM aja belum punya, apalagi Paspor Internasional -_-. Naik pesawat pun belum pernah. Lagian kapan gue pergi ke luar negeri.

Akhirnya gue nggak ngelanjutin trasnsaksi ini. Gue gagal jadi kaya.

Sedih. Tapi nggak apa-apalah. Memang kesuksesan itu tidak instan, butuh proses. Mie instan pun sebenarnya nggak instan, nggak bisa langsung dimakan. Perlu dibuka dulu, terus direbus, disajikan, baru deh dimakan. Nggak instan kan? J

Gagal jadi kaya? It’s no problem. Kaya hati jauh lebih penting.

Jadilah orang yang kaya harta dan kaya hati, agar harta yang diperoleh digunakan untuk hal yang bermanfaat.

Sekian.

Terima kasih.

19 comments:

  1. dia jga ada email saya yg sama seperti ini apa kah harus di percaya ga yah sauadara






    ReplyDelete
  2. oww ia makasi bangak perempuan ini memang keterlaluan yah..........

    ReplyDelete
  3. Hallo,My Brothers...Agak aneh Kali yg ginian masih dibicarakan.Gue udah biasa dpt email dari kriminal2 gitu sejak tahun 2003.Mereka selalu pakai 2 jenis cerita,Yang pertama status mereka Refugees (Pengungsi) Dan yang kedua Keluarganya meninggal semua.Mereka selalu ngaku istri seorang Doctor atau Professor.Mereka adalah jaringan kriminal kelas teri karena mereka itu orang idiot semua.Melalui koneksi gue yg tersebar di Hungaria,UK Dan USA mereka akhirnya ketahuan.Mereka sering dompleng email sebuah institusi pendidikan,windows live dan outlook.
    Orang2 tolol itu biasanya dari Sierra Leon,Togo,Somalia dan Rwanda tapi selalu ngaku tinggal di USA atau UK.Jadi kesimpulannya itu email penipuan dari anjing2 goblok,Bro... Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih infonya broo .. yaa, sebagai bahan tulisan aja , heheh

      Delete
  4. saya juga dapet gan 2 jam yang lalu dari Mrs Laila Vaserman (katanya) hehe

    ReplyDelete
  5. Saya juga dikirimi email yang sama dari Laila Vaserman.....

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Saya juga barusan dapet dan dengan bodohnya langsung deg deg an gt berasa iba sama mau lompat pas liat angka 8.100.000 dollar hiahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. niatnya uang segutu buat beli krupuk .. . .

      Delete
  8. ah untungnya gue ga tawakkal ke orang itu. karena gue tawakkal ke Allah alhamdulillah gue inget browsing, jadi deh ga terpengaruh hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, pertama penasaran bales email, tapi eehhhh ternyata banyak yg ngirim kayak gitu , jadi nggak percaya,

      Delete
  9. wah yang disini semua pernah dapet email kayak gitu!
    untung gw tolak tuh!

    ReplyDelete
  10. Wahh parahh yaa...gw baru nih dpt..untung aja ga bego2 amat..langsung browsing tuk cari kebenaranyya..hare genee ad yg mo kasi duit..plis deh ahh.. Mungkin biar link dia kebuka org jd dpt duit x ya...

    ReplyDelete
  11. waah.. gue juga nih barusan dapet email kaya gitu. cek mbah gugel ternyata banyak juga ya yang trima dengan email yang sama. hahaa...

    ReplyDelete
  12. Kita senasib bro... barusan gw jg dpt email begituan, tp ngakunya seraphine vaserman. Fotonya jg mirip ky punya ente, cuman beda posisi doang. ^_^. Gw reply trs, itung2 latihan krm email pk bhs inggris.. hahaha..

    ReplyDelete
  13. Aku barusan dapet email gituan, kalo diikutin saran mereka, kira2 apa yang terjadi ? Hehe ...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.