Mesin Listrik
Dalam
perkuliahan yang sedang gue jalani, yaitu teknik elektro ada salah satu mata
kuliah yang namanya Mesin-Mesin Elektrik II. Mata kuliah ini dikontrak di
semester 6. Belajar Mesin-Mesin Elektrik II itu sungguh tidak menyenangkan. Karena
apa yang gue pelajari hanya ada dalam angan-angan belaka. Seperti halnya kita
membicarakan makanan dan kita sendiri sedang tidak makan. Bahkan mungkin tidak
pernah mencicipi makanan yang sedang dibicarakan. Yaaaah, seperti itulah
analoginya ketika belajar mesin-mesin elektrik II.
Mata
kuliah ini adalah hasil metmorfosa dari yang awalnya Medan Elektromagnetik I,
Medan Elektromagnetik II, kemudian Mesin-Mesin Elektrik I dan Mesin-Mesin
Elektrik II. Mungkin akan ada Mesin-Mesin Elektrik III sampai Mesin-Mesin
Elektrik season VII di semester berikutnya. Dosen yang mengampunya pun tak
pernah tergantikan. Dari awal mata kuliah hingga Mesin-Mesin Elektrik II.
Baiklah,
kali ini kita akan membahas tentang berbagai jenis mesin elektrik atau mesin
listrik. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan mesin listrik. Di rumah,
kita sering liat blenders, pompa air, mesin cuci, kulkas, air conditioners. Di dalam
alat tersebut terdapat mesin listrik yang menggerakkannya. Atau sewaktu kita
masih kecil kita sering mainan Tamiya di dalamnya ada yang biasa dinamakan ‘dynamo’.
Yaa, itu semua termasuk kedalam jenis mesin listrik.
Sebelum membahas
jenis mesin listrik, alangkah lebih baiknya kita tau sedikit tentang masa lalu
dari mesin listrik. Tahun 1831 mesin listrik mulai dikenal, dengan adanya
penemuan yang dilakukan oleh Michael Faraday mengenai induksi
elektromagnetik yang menjadi prinsip kerja motor listrik. Di laboratorium-laboratorium
terus dilakukan percobaaan mengenai konsep mesin listrik. Sampai akhirnya tahun
1870 saat Thomas Alfa Edison memulai pengembangan generator arus searah
secara komersial untuk mendukung distribusi tenaga listrik yang berguna bagi
penerangan listrik di rumah-rumah.
Berlanjut
nih masa lalu dari mesin listrik. Ada kejadian sangat penting pada mesin
listrik dalam sejarahnya, yaitu dipatenkannya motor induksi tiga fasa oleh Nikola
Tesla pada tahun 1888. Konsep Tesla mengenai arus bolak-balik
selanjutnya dikembangkan oleh Charles Steinmetz pada decade berikutnya,
sehingga pada tahun 1890 transformator dapat diwujudkan, sekaligus menjadi
pembuka jalan untuk melakukan transmisi daya listrik jarak jauh.
Sekarang udah
tau kan cerita masa lalu dari mesin listrik? Gimana? Mengharukan yaah? Atau menyedihkan
dan menggalaukan seperti suasana yang lagi dialamai oleh yang baca tulisan ini.
Iyaaa, kamu. J
Kalau udah
tau masa lalunya, beranjak kepada pertanyaan selanjutnya. Apa itu mesin
listrik? Apa hayo? Hayoooo? Katanya udah sering liat, coba jawab yaaah.
Gini, mesin
listrik itu terdiri dari mesin statis (transformator) dan mesin dinamis
(generator dan motor). Namun maksud mesin listrik yang dibahas di sini adalah
mesin listrik yang terdiri dari motor dan generator. Jadi kalau menurut bahan
presentasi dosen, mesin listrik adalah suatu device yang dapat mengubah energy mekanik
menjadi energy listrik atau energy listrik menjadi energy mekanik. Bila device
tersebut digunakan untuk mengubah energy mekanik menjadi energy listrik, maka
ia dinamakan generator, dan bila digunakan untuk mengubah energy listrik
menjadi energy mekanik, maka disebut motor.
Oh iya,
generator memiliki dua jenis berdasarkan arus yang dibangkitkannya, ada
generator AC (Alternating Current) biasa disebut altenator dan generator DC
(Direct Current). Generator AC dibagi dua lagi, ada generator asinkron
(induksi) dan generator sinkron.
Sedangkan
motor listrik memiliki dua jenis juga, yaitu motor AC dan motor DC. Motor AC
punya dua jenis, sama seperti halnya pada generator, ada motor sinkron dan
motor induksi. Nah, pada motor DC ada yang motor DC penguatan terpisah
(Separataely Excited), ada yang motor DC penguatan sendiri (Self Excited). Motor
DC penguatan sendiri juga dibagi tiga lagi, shunt, seri, dan kompon. Pada motor
DC kompon, ada yang kumulatif dan ada yang diferensial.
Oke,
bagaimana teman-teman? Sudah mengerti? Pasti belum ngerti, malah nambah pusing
kan yaah? sama, yang nulisnya juga pusing. Hehe. Tapi tenang aja nggak apa-apa,
katanya sih pusing itu tandanya kita lagi belajar. J Bener nggak?
Tenang,
tenang, jangan dulu beranjak yaaah. Jangan dulu minum obat. Dudu yang manis,
perhatikan skema berikut ini.
Mudah-mudahan
kalau yang begini tidak sulit dimengerti. J
Jika ada
yang salah, mohon dikoreksi, karena penulis masih belajar. Apalagi tentang yang
beginian, wow masih “cetek” istilahnya, masih dasar banget.
Berdayakan
kolom komentar di bawah untuk koreksinya atau yang lainnya.
Terima
kasih J
Referensi
:
Bahan
ajar Pak Wasimudin Surya S, S.T., M.T.
Mesin Listrik
Reviewed by Unknown
on
11:03:00 AM
Rating: 5
Reviewed by Unknown
on
11:03:00 AM
Rating: 5



.jpg)